(Catatan bagi kamu muda saat ini) Semua orang tak terkecuali remaja tentu punya keinginan untuk menjadi orang hebat dan sukses dalam berbagai hal serta diakui keberadaannya, dikenal dan dikagumi keadaannya, diterima hasil karyanya, dipuji penampilannya, dan ditunggu kehadirannya. Pasti dong! Siapa sih yang gak ingin seperti itu? Artinya, seorang remaja ingin dirinya baik menurut dirinya sendiri dan baik pula di mata orang lain. Hal ini wajar dimiliki para remaja karena hasrat kaum mudanya masih membara. Bang H. Rhoma Irama dalam sebuah lirik lagunya mendendangkan bahwa “darah muda darahnya para remaja yang selalu merasa gagah tak pernah mau mengalah, masa muda masa yang berapi-api yang maunya menang sendiri walau salah tak perduli”. Namun, pada kenyataannya remaja nggak begitu paham dan mengerti bagaimana berproses untuk bisa menjadi orang pada kategori di atas, justru mereka cenderung mempunyai perspektif salah yang mengangap semua hal dapat dilakukan belakangan seperti layaknya film-...
Kupandang nanar hadiah yang pernah kau berikan kepadaku, hadiah tanda ulang tahunku. Kala itu, saat semuanya masih berjalan baik-baik saja. Ketika kau masih milikku; meski tak sepenuhnya. Sesekali aku merasa memperoleh apa yang aku inginkan. Tapi, di sisi lain aku takut untuk melupakan atau bahkan kehilanganmu. Kadang aku terlalu naïf mengingat kejadian yang tak seharusnya aku pikirkan lagi dan selayaknya musnah bersama laju waktu. Hati ini terasa sesak mengingat kejadian yang lalu itu, saat aku baru menginjakkan kaki di tanah kampung halaman, kembali dari perjalanan panjangku mencari jati diriku. Tiba-tiba teman karibku datang dengan membawa kabar memilukan tentangmu, tentang pernikahanmu dengan tunanganmu yang katamu kau tak suka padanya. *** Entahlah, ada sesuatu yang mengganjal di benakku, hal yang tak dapat aku cerna dengan mudah. Kenyataan yang harus aku terima dengan lapang dada. Namun sulit, sakit. Aku tak bisa untuk itu. Aku belum siap kehilanganmu. Karena kehilanganmu sama de...